Breaking News
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Ajak Masyarakat Jadikan Momentum Idul Adha 1447 Hijriah sebagai Sarana Memperkuat Keimanan, Keikhlasan dan Mempererat Solidaritas Sosial dalam Kehidupan Sehari-Hari Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Pimpin Rakor Peningkatan Produksi Pangan, Pemerintah Pusat Tetapkan Target Luas Panen Lampung 850 Ribu Hingga 1 Juta Hektare per Tahun Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal Apresiasi Pansus DPRD atas Pendalaman Substansi LKPJ Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD Lampung Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Hadiri Acara Penyerahan Juara Lomba “Cawo Bubalah Lampung” dalam Rangka Hari Pendidikan Nasional 2026, Tanamkan Kecintaan terhadap Budaya dan Identitas Daerah Jakarta – Provinsi Lampung dan Banten resmi ditetapkan sebagai tuan rumah bersama Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII Tahun 2032. Keputusan tersebut ditetapkan dalam forum Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) 2026, yang digelar di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Kamis (21/5). Penetapan itu tertuang dalam Surat Keputusan (SK) KONI Pusat Nomor 05/Musornaslub/2026 tentang Penetapan Hasil Pemilihan Tuan Rumah Pelaksanaan PON XXIII Tahun 2032. Penetapan itu menjadi salah satu keputusan strategis dalam rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musornaslub KONI 2026. Kedua provinsi dinilai telah memenuhi seluruh tahapan visitasi dan penilaian yang dilakukan oleh KONI Pusat. Kehadiran Lampung sebagai tuan rumah dinilai menjadi momentum penting bagi pengembangan olahraga daerah sekaligus mendorong peningkatan prestasi atlet di tingkat nasional. Pemerintah Provinsi Lampung juga menyatakan kesiapan untuk memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan olahraga dalam menyambut agenda nasional tersebut. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang hadir langsung dalam forum bersama jajaran pengurus KONI dan tokoh olahraga nasional, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Lampung. “Alhamdulillah, ini merupakan kehormatan besar bagi Lampung. Kami berharap momentum ini dapat melahirkan semangat baru, terutama dalam memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan dan meningkatkan daya juang atlet,” ujar Gubernur Mirza. Menurut Gubernur Mirza, penetapan Lampung sebagai tuan rumah PON XXIII/2032 harus menjadi dorongan untuk meningkatkan prestasi atlet daerah. Selain itu, momentum tersebut diharapkan mampu memperluas budaya olahraga di tengah masyarakat. Ia menegaskan, penguatan kolaborasi antara pemerintah daerah dan pengurus cabang olahraga menjadi faktor penting dalam menciptakan prestasi olahraga yang berkelanjutan.

Indigo dan Komunitas Google Developer Kampus Universitas Negeri Makasar Perkuat Skill UI Developer Lewat Workshop

Indigo dan Google Developer Groups on Campus Universitas Negeri Makassar sukses gelar pelatihan Tailwind CSS di IndigoHub Makassar. 50 developer belajar desain web yang lebih cepat dan efisien!

Indigo kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung ekosistem teknologi digital melalui workshop bertajuk “Tailwind CSS: Build Modern UI Effortlessly”. Acara ini diinisiasi melalui kolaborasi antara Google Developer Groups on Campus Universitas Negeri Makassar (GDGoC UNM), Makassar Developer Enthusiast (MDE) dan didukung penuh oleh Indigo. Workshop yang berlangsung di IndigoHub Makassar ini berhasil menarik 50 talenta digital dari berbagai latar belakang, mulai dari developer pemula hingga profesional. 

Workshop ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam tentang Tailwind CSS sebagai framework utility-first yang dapat mempercepat pengembangan UI (user interface/antarmuka) modern. Lebih dari sekadar teori, kegiatan ini mengusung konsep pembelajaran berbasis praktik yang langsung bisa diterapkan dalam proyek nyata. Banyak peserta merasakan peningkatan efisiensi dalam menata tampilan web dan menghemat waktu dalam proses pengkodean. “Dengan Tailwind CSS, saya bisa lebih cepat membangun UI tanpa harus menulis banyak kode CSS dari awal,” ujar Fadhil Dhanendra, salah satu peserta workshop.

Image

“Selain meningkatkan keterampilan teknis, workshop ini juga menjadi ajang kolaborasi dan networking bagi para developer. Melalui sesi diskusi dan praktik langsung, peserta tidak hanya memperoleh wawasan baru tetapi juga berbagi pengalaman serta solusi atas berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam pengembangan web. Dengan adanya ruang belajar dan kolaborasi seperti ini, Indigo berharap dapat mendorong pertumbuhan komunitas teknologi yang lebih solid dan inovatif di Makassar” tambah Rafika Hutami Putri, Lead GDGoC UNM.

Patricia Eugene Gasperz, Senior Manager Indigo, menegaskan bahwa pengembangan talenta digital merupakan bagian dari strategi nasional dalam mendorong transformasi teknologi, yang terus diupayakan bersama, termasuk oleh Indigo. “Melalui workshop ini, kami tidak hanya ingin membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk menghadapi tantangan industri di masa depan. Ke depan, kami akan terus berfokus pada pelatihan berbasis AI dan teknologi mutakhir lainnya agar talenta lokal dapat berkontribusi lebih besar dalam ekosistem digital nasional,” ujarnya.

Image

Kedepannya, Indigo dan GDGoC UNM berkomitmen untuk terus memperluas cakupan program ini dengan menghadirkan lebih banyak pelatihan yang relevan, termasuk di bidang kecerdasan buatan (AI), machine learning bidang terkait lainnya. Dengan langkah ini, diharapkan komunitas developer di Makassar dapat semakin maju dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Melalui inisiatif ini, Indigo tidak hanya menghadirkan ruang belajar, tetapi juga membangun fondasi yang kuat bagi talenta digital di Indonesia. Dengan dukungan penuh dari berbagai komunitas dan ekosistem teknologi, transformasi digital di Tanah Air diharapkan semakin berkembang dan menghasilkan inovasi yang berdampak luas.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES